
Cape’ deeehh….
Juli 16, 2008Hari ini hari ke-3 sekolah, tapi belum ada kejelasan tentang status Lab B.
Status yang jelas justru muncul lagi di Lab A, yaitu tidak disetujuinya mengajar Linux. Karena ada guru teori yang menentang dan tidak mau untuk mengajarkan. sebenernya bukan tidak mampu dia mengajar, hanya mungkin aja dia tidak mau untuk belajar mengenal sesuatu yang lain.
Yah sudahlah. Tahun ini tidak mengajar Linux dulu juga ga apalah, yang penting masih bisa ngajar. Mungkin tahun depan dicoba lagi.
Kemarin sore (sekitar jam 14.40 -dilihat dari kertas faxnya) SMP 49 mendapat surat dari Kementrian Riset dan Teknologi untuk mengikutsertakan siswa/i nya pada acara Scient for All yang bertema “Rekayasa Robotik”. Inti dari acara tersebut adalah: “Nonton Robot (Ashimo kali ya? soalnya acaranya di JHCC) dan bincang-bincang dengan Pak Mentri”.
Kami mendapat jatah 1 orang siswa tanpa didampingi oleh guru pendamping. Siswa tersebut harus sudah ada di Gedung BPPT di jalan M.H. Thamrin, Jakpus pada pukul 9.30. Kami sangat diuntungkan dengan budaya karet bangsa kita, karena kami sampai disana sekitar pukul 10.00 dan bis yang akan membawa para siswa ke lokasi masih ada. Coba kalau bangsakita sudah tidak menggunakan karet lagi dalam kesehariannya, pasti kami sedang mengelap-elap saliva kepsek yang hinggap di muka kami.
ternyata di BPPT yang katanya merupakan salah satu badan yang “Hai tek”, masih juga ngaret. Pantes aja kalo bangsa ini ga pernah bisa maju. melar terus, kaya karet.
halah.. ini mah ungkapan kekesalan doang kali. bodo amat !!!
Maju terus dunia IT indonesia. Tetap semangat penggiat Opensource Indonesia. Hidup YPLI, Hidup BlankOn, Hidup Slacker..(eh.. gini tulisannya ya?)
Kabarnya IGOS gimana ya?








ckckck….
) tapi disinilah bentuk perjuangan kita. dari dulu menurut saya indonesia emang udh bakat jadi negara susah
) , kayak dulu misalnya kita dijajah belanda, dijajah jepang. Walaupun mereka menggnakan senjata lengkap & modern, tapi dengan penuh tekad dan semangat akhirya kita bisa melawan penjajahan itu dan akhirnya indonesia bisa lepas dari penjajahan negara asing (setidaknya penjajahan secara militer
) . Tapi klo kayakgini terus maka akan terlahir generasi yg microsuck-minded, padahal linux itu juga ga susah,, keenakan microsuck tuh bakalan tambah kaya
)
menurut saya sih klo program/silabus pengajarannya uda jelas sih, oke2 aja utk diajarin. walopun kata sebagian orang ga mungkin untuk ngelawan ‘kebesaran’ microsuck
bukan masalah semangatnya. Semangat sih sudah mengebul-ngebul dari ujung ubun-ubuntu sampe BlankOn. Sampe di MGMP juga ngotot mau ngajarin Linux. Tapi mentok di Wakasek, dengan alasan:”kalo guru yang lainnya terutama guru teori ga ikut mendukung, bisa diolok-olok anak-anak dia”.
setelah berpikir panjang, daripada membuat orang laen jadi bahan olok-olok, mending tahan diri aja dulu deh.
bukan semangat bapak,, klo semangat bapak sih kurang-lebih sama kayak saya
.
tapi kalo emang mungkin ini memang belum saatnya ya gapapa deh…
,, mungkin juga saya yang terlalu menggebu-gebu… 
)
tak lupa disertai ucapan terima kasih kepada guru2 TIK,, dan khususnya kepada bapak dan “pihak-pihak” lain yang telah mengajari saya maen CS (dan Linux tentunya)
oiya, lupa nulis “PERTAMAXX” di komen pertama
) *baru sadar,, hehe*
Salam kenal. Ikutan nih, sekolah saya juga berniat mengenalkan linux ke siswa. Yang ingin saya tanyakan, selama ini ada beberapa ujian tertulis yang soalnya dibuat oleh rayon dan kebanyakan soal-soal itu merujuk pada os nya si bill gates itu. Nah, bagaimana mengatasi ini ya?
@Master Enggar
Weh, kedatengan master nih.
Yang ibu tanyakan juga sempet kepikiran sama saya. Tapi terus terang, saya males mikirinnya, hehehehe….
Lagian biasanyakan pertanyaan seputar mikocok cuma icon-icon doang.
Gimana kalo icon-icon di aplikasinya FOSS kita ganti sama iconnya mikocok? enak ga ya? paling tinggal tambahin mecin dikit.
Weleh, master? malu-maluin aja
. Kalo ikon sih nggak pp masih sama lha, tapi kalo menu kan ada beda. Format>font di microsoft tapi format>charater di writer. Nah, gimana donk?
wah iya, beda ya….
kalo begitu yang harus disosialisasikan dulu adalah rayon-nya ya?